Universitas Al Azhar Mesir, sebuah institusi pendidikan tinggi yang memiliki sejarah panjang dan kaya akan tradisi keilmuan Islam. Didirikan pada tahun 1961, Universitas Al Azhar Mesir telah menjadi salah satu universitas terkemuka di Mesir dan dunia Arab.
Sejarah Universitas Al Azhar Mesir dimulai dari pendirian Kolese Al Azhar pada abad ke-10 Masehi oleh Imam Al Azhar. Dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan Islam dan memperkuat ajaran agama, Kolese Al Azhar kemudian berkembang menjadi universitas yang terkenal di dunia Islam.
Program studi yang ditawarkan oleh Universitas Al Azhar Mesir sangat beragam, mulai dari ilmu agama, sastra, hukum, kedokteran, dan teknik. Salah satu program studi unggulan universitas ini adalah Fakultas Ilmu Agama Islam, yang telah melahirkan banyak ulama dan cendekiawan Islam terkemuka.
Menurut Prof. Dr. Ahmad Syafii Ma’arif, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, “Universitas Al Azhar Mesir memiliki kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan Islam dan pemahaman agama yang toleran.”
Kegiatan mahasiswa di Universitas Al Azhar Mesir juga sangat beragam, mulai dari kegiatan akademik hingga kegiatan kemahasiswaan. Mahasiswa aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi bagi masyarakat.
Menurut Dr. Muhammad Syahrur, seorang pakar pemikiran Islam kontemporer, “Mahasiswa Universitas Al Azhar Mesir memiliki peran penting dalam mengembangkan pemikiran Islam yang moderat dan inklusif.”
Dengan sejarahnya yang panjang, program studi yang beragam, dan kegiatan mahasiswa yang aktif, Universitas Al Azhar Mesir tetap menjadi salah satu universitas terkemuka yang membanggakan dunia Islam.